STRUKTUR ORGANISASI

Faktor internal

Penyelenggaraan tugas pokok dan fungsi organisasi Pemerintah Kecamatan Anggeraja di dukung oleh faktor internal yakni :

1.  Sumber Daya Aparatur

Dalam rangka menyelenggaraan pemerintahan Kantor Kecamatan Anggeraja diperlukan pegawai/aparatur yang dapat melayani masyarakat dari semua bidang baik dari tingkat desa/kelurahan hingga tingkat kabupaten.

Jumlah pegawai/aparatur Kecamatan Anggeraja adalah sebagai berikut :

  • - Camat sebagai pimpinan SKPD (Eselon III A) : 1 orang
  • - Sekretaris (Eselon III B) : 1 orang
  • - Kepala Seksi (Eselon IV A) : 5 orang
  • - Ka.Subag. (Esalon IV B) : 2 orang
  • - Staf : 11 orang
  • - Sukarela (Penjaga Kantor) : 1 orang

Camat Anggeraja di dalam pelaksanaan tugasnya dibantu oleh satu orang pejabat esalon III B, lima orang pejabat esalon IV A, dua orang pejabat esalon IV B, sepuluh orang staf berstatus PNS dan 1 orang tenaga sukarela (Non PNS ). Keseluruhan Aparatur Kantor Kecamatan Anggeraja Tahun 2010 = 22 orang yang apabila diklasifikasikan berdasarkan jenis kelamin sebagai berikut :

  • 1. Laki-laki : 15 orang ( 14 orang status PNS, dan 1 tenaga sukarela)
  • 2. Perempuan : 7 orang ( status PNS)

Di dalam suatu organisasi kinerja aparatur sangat tergantung pada sumber daya manusia yang ada di dalamnya, sebagai penggerak roda organisasi yang merupakan faktor internal yang berpengaruh langsung terhadap lingkungan strategis organisasi.

Faktor pendidikan juga merupakan salah satu faktor internal yang menjadi indikator penentu dalam mencapai tingkat keberhasilan dalam pelaksanaan kegiatan pemerintahan umum, pembangunan dan pelayanan kemasyarakatan. semakin tinggi pendidikan seorang aparatur maka semakin tinggi pula aksesibilitas pelayanan kepada masyarakat. Berdasarkan kualifikasi pendidikan sebagai berikut :

1. S2 : 1 orang

2. Pendidikan S1/sederajat : 12 orang

3. Pendidikan Diploma(DIII) : 2 orang

4. SMA/sederajat : 6 orang (1 tenaga sukarela)

5. SMP/sederajat : 1 orang (Sopir)

Berdasarkan Golongan kepangkatan sebagai berikut :

  • 1. Golongan IV/a : 2 orang
  • 2. Golongan III/d : 2 orang
  • 3. Golongan III/c : 3 orang
  • 4. Golongan III/b : 3 orang
  • 5. Golongan III/a : 2 orang
  • 6. Golongan II/c : 3 orang
  • 7. Golongan II/b : 2 orang
  • 8. Golongan II/a : 4 orang

Berdasarkan tingkat penjenjangan terakhir sebagai berikut :

  • 1. SPAMA/Latpim III : 2 orang
  • 2. Adum/Latpim IV : 5 orang

2.  Sarana Prasarana

Sarana dan prasarana yang dimiliki Kantor Kecamatan Anggeraja sebagai asset tetap pemerintah Kecamatan Anggeraja adalah berupa : tanah dengan total nilai 189.2000.00,- peralatan dan mesin dengan total nilai 195.775.000,00.- Sedangkan asset berupa gedung dan bangunan dengan total nilai 160.160.000.00,-. Dan untuk asset tetap lainnya tidak ada. Asset tersebut merupakan pendukung pelaksanaan penyelenggaraan pemerintahan, dan pelayanan masyarakat pada Kantor Kecamatan Anggeraja yang tercatat di dalam neraca sebagai asset daerah yang harus dipelihara dan dikelola dengan baik.

3. Sumber Daya Keuangan

Dalam rangka menjalankan tugas pokok dan fungsi pemerintahan sesuai prinsif otonomi daerah maka Pemerintah Daerah Kabupaten Enrekang menyusun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2010. Dan untuk Tahun Angggaran 2010 Pemerintah Kecamatan Anggeraja memperoleh Anggaran dari Pemerintah Kabupaten Enrekang sebesar 1.289.874.688.- yang tertuang dalam APBD Kecamatan Anggeraja.

Sesuai prinsip penganggaran maka alokasi belanja diarahkan untuk peningkatan pelayanan pemerintah kepada masyarakat.

4. Organisasi dan kelembagaan

stuktur organisasi anggeraja

Adapun Struktur Organisasi Kecamatan Anggeraja sesuai Peraturan Daerah Nomor 09 Tahun 2008 tentang Pembentukan Susunan Organisasi dan Tata Kerja Kecamatan Dalam Kabupaten Enrekang dapat dilihat pada bagan sebagai ini :

Di dalam struktur organisasi tersebut di atas nampak bahwa :

1. Pimpinan SKPD adalah camat

2. Pembantu pimpinan adalah Sekretaris Camat yang dibantu oleh     Kasubag Perencanaan dan Kasubag Keuangan

3. Pelaksana adalah Seksi dan kelompok jabatan struktural yang terdiri dari :

  • a. Seksi Pemerintahan
  • b. Seksi Pembangunan
  • c. Seksi Trantib
  • d. Seksi Umum
  • e. Seksi Kesejahteraan Sosial

Selanjutnya tugas pokok dan uraian fungsi pejabat struktural adalah sebagai berikut :

1. Camat mempunyai tugas pokok melaksanakan sebagian kewenangan pemerintah yang dilimpahkan oleh Bupati Enrekang dalam wilayah kerja atau kecamatannya.

Fungsinya :

    -  Mempelajari peraturan dan perundang-undangan dan ketentuan lainnya yang diperlukan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas
    - Pengkoordinasian, perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, pengendalian di bidang pelayanan umum masyarakat yang menjadi kewenangannya
    - Bertanggung jawab atas pemeliharaan dan terciptanya ketentraman dan ketertiban di wilayahnya
    - Pembinaan, pengawasan terhadap pelaksanaan tugas pemerintah di wilayah kerja kelurahan dan desa
    - Pemberian motivasi dan penetapan kebijakan dalam rangka pemberdayaan masyarakat yang mandiri
    - Pembinaan, pengawasan terhadap pelaksanaan administrasi dan ketatausahaan kecamatan
    - Pembinaan dan pengkordinasian terhadap pelaksanaan tugas-tugas jabatan fungsional dan tugas UPT dalam lingkup kecamatan
    - Melaporkan hasil kerja dan pelaksanaan tugas kepada Bupati melalui Sekretaris Daerah setiap bulan dan akhir tahun
    - Melaksankan tugas kedinasan lain yang perintahkan oleh Bupati.

2. Sekretaris Kecamatan/Sekcam mempunyai tugas tugas pokok membantu camat dalam melaksanakan tugas dibidang pelayanan teknis dan administratif (Perencanaan, kepegawaian, keuangan, dan ketatausahaan) terhadap semua unsur

dalam lingkup kecamatan.

Fungsinya :

    - Mempelajari peraturan perundang-undangan dan ketentuan lain yang diperlukan untuk kelancaran pelaksanaan tugas.
    - Perumusan perencanaan dan program kerja serta penyusunan rencana strategi kecamatan.
    - Pengelolaan urusan administrasi kepegawaian dalam lingkup kecamatan.
    - Pengelolaan perlengkapan dan rumah tangga kecamatan.
    - Pelayanan administrasi dan ketatausahaan lingkup kecamatan.
    - Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada camat.
    - Pengkoordinasian penyelenggaraan tugas seksi.
    - Penyelenggaraan arsip kecamatan.
    - Penyelenggaraan pembinaan dan pengembangan karir pegawai.
    - Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh camat.

2.a. Kasubag Perencanaan

Kepala Sub Bagian Perencanaan mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan, mengelola dan melaksanakan urusan administrasi perencanaan.

Fungsinya

    - Penyiapan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang perencanaan;
    - Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas di bidang perencanaan;
    - Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang perencanaan;
    - Pelaksanaan tugas lain yang diberikan oleh camat sesuai dengan tugas dan fungsinya

2.b. Kasubag Keuangan

Kepala Sub Bagian Keuangan mempunyai tugas pokok menyiapkan bahan, menghimpun, mengelola dan melaksanakan, administrasi keuangan meliputi penyusunan anggaran, verifikasi, pembukuan dan pelaporan keuangan.

Fungsinya :

    - Menyiapkan bahan perumusan kebijakan teknis di bidang keuangan;
    - Pemberian dukungan atas pelaksanaan tugas di bidang keuangan;
    - Pembinaan dan pelaksanaan tugas di bidang keuangan.

1. Seksi Pemerintahan mempunyai tugas membantu camat dalam melaksanakan tugas di bidang pemerintahan umum, pemerintahan kelurahan/desa,penataan lingkungan hidup, dan pertanahan.

Fungsinya :

    - Mempelajari peraturan perundang-undangan dan ketentuan lainnya yang diperlukan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas.
    - Menfasilitasi pelaksanaan tugas pembantuan pemerintah, pemerintah propinsi dan kabupaten pada desa/kelurahan dalam wilayah kecamatannya.
    - Menfasilitasi pengawasan pelaksanaan pemerintahan desa/kelurahan dan sosialisasi peraturan-peraturan daerah/kebijakan pemerintah daerah tentang desa/kelurahan di kecamatannya.
    - Pelaksanaan pengendalian dan evaluasi program di bidang pemerintahan.
    - Pelayanan administrasi pertanahan dan pembinaan serta penataan lingkungan hidup.
    - Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada camat melalui sekretaris camat/sekcam.
    - Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh camat.
    - Perumusan bahan pembinaan dan penyelenggaraan pemerintahan umum.
    - Pelaksanaan dan pengendalian kependudukan.
    - Penyusunan jadwal kegiatan operasional kependudukan di kecamatan.
    - Pembinaan dan pengkoordinasian lembaga Rukun Tetangga (RT), Rukun Warga (RW), dan sejenisnya.
    - Penyusunan bahan dan fasilitasi urusan keagrariaan.
    - Penyusunan bahan pembinaan dan penyelenggaraan pelayanan kependudukan dan catatan sipil.
    - Penyusunan laporan bulanan, triwulan, tahunan atau setiap saat diperlukan

4. Seksi Pembangunan mempunyai tugas pokok membantu camat dalam melaksanakan tugasnya di bidang pelayanan pertanian, kehutanan, perkebunan, perhubungan, industri, dan perdagangan, penenaman modal serta koperasi, pertambangan, dan pemberdayaan masyarakat.

Fungsinya :

    - Mempelajari peraturan perundang-undangan dan ketentuan lainnya yang diperlukan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas.
    - Pengkoordinasian pelaksanaan tugas teknis fungsional bidang hutbun dan pertanian.
    - Menfasilitasi pelayanan kehutanan, perkebunan, pertanian, dan peternakan serta perikanan.
    - Menfasilitasi pelayanan perhubungan.
    - Menfasilitasi pelayanan industri, perdagangan, penanaman modal dan koperasi.
    - Menfasilitasi pelayanan pemberdayaan masyarakat.
    - Menfasilitasi pelayanan pembangunan meliputi perencanaan, pertumbuhan, pengembangan potensi sumber daya.
    - Pengkoordinasian perencanaan dan pelaksanaan program di bidang Ekbang.
    - Sosialisasi Perda / Kebijakan di bidang Ekbang.
    - Menfasilitasi pelaksanaan program ekonomi dan pembangunan.
    - Pelaksanaan administrasi dan tatausaha Ekbang.
    - Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada camat melalui Sekretaris Camat/Sekcam.
    - Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh camat.

5. Seksi Ketentraman dan Ketertiban/Seksi Trantib mempunyai tugas membantu camat dalam melaksanakan tugasnya di bidang peraturan daerah, pendidikan politik, pembinaan kesatuan bangsa, perlindungan masyarakat, serta penyelenggaraan ketentraman dan ketertiban serta penanggulangan bencana alam.

Fungsinya :

    - Mempelajari peraturaturan perundang-undangan dan ketentuan lainnya yang diperlukan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas.
    - Pembinaan kemasyarakatan dalam rangka penciptaan dan pemeliharaan ketentraman dan ketertiban, lingkungan kehidupan masyarakat.
    - Menfasilitasi penerapan dan penegakan peraturan daerah/Perda.
    - Menfasilitasi dalam pelaksanaan tugas pembinaan kesatuan bangsa meliputi pembauran dan ketahanan masyarakat dalam organisasi social kemasyarakatan serta wawasan kesatuan bangsa.
    - Penyusunan program dibidang ketentraman dan ketertiban.
    - Fasilitasi perlindungan masyarakat dalam rangka menciptakan pengamanan swakarsa dan siskamling.
    - Sosialisasi / kebijakan pemerintah daerah di bidang ketentraman dan ketertiban, kesatuan bangsa, dan linmas.
    - Sosialisasi pelaksanaan tugas penaggulangan bencana alam dan korban bencana alam.
    - Melaprkan hasil pelaksanaan tugas kepada camat melalui sekretaris camat/Sekcam.
    - Sosial Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh camat.

6. Seksi Umum mempunyai tugas pokok membantu camat dalam pelaksanaan tugas di bidang pelayanan umum seperti sarana dan prasarana, kelistrikan, pelayanan kebersihan, jalanan umum, tata ruang, serta pemukiman.

Fungsinya :

    - Mempelajari peraturan perundang-undangan dan ketentuan lainnya yang diperlukan untuk menunjang kelancaran pelaksanaan tugas.
    - Menfasilitasi pelayanan umum serta sarana dan prasarana fasilitas pelayanan umum.
    - Menfasilitasi pelayanan kebersihan, pertamanan dan penerangan jalan umum.
    - Menfasilitasi pelayanan tata ruang dan permukiman.
    - Pengkoordinasian penyusunan program di bidang pelayanan umum
    - Sosialisasi Perda / Kebijakan pekerjaan di bidang pelayanan umum.
    - Menfasilitasi dan melaksanakan program pelayanan umum.
    - Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada Camat melalui Sekretaris Camat/Sekcam.
    - Pengumpulan bahan penyusunan LAKIP Kecamatan sesuai bidang tugasnya.
    - Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh camat.

7. Seksi Kesejahteraan Sosial/Seksi Kesos mempunya tugas membantu camat dalam melaksanakan tugasnya di bidang kesejahteraan sosial.

Fungsinya :

    - Menfasilitasi pelaksanaan pelayanan.
    - Menfasilitasi pelaksanaan program pendidikan dan tugas kependidikan tingkat sekolah dasar.
    - Menfasilitasi penyelenggaraan pelayanan sosial dan tenaga kerja serta agama.
    - Menfasilitasi pelaksanaan pelayanan parawisata, kebudayaan, dan keolahragaan.
    - Menfasilitasi penyelenggaraan tugas keluarga berencana, kependudukan, dan pemberdayaan perempuan.
    - Penyusunan program di bidang kesejahteraan masyarakat.
    - Sosialisasi peraturan daerah atau kebijakan pemerintah daerah di bidang Kesos.
    - Bertanggung jawab terhadap kebijakan pemberdayaan masyarakat dalam rangka peningkatan kesejahteraan masyarakat.
    - Melaporkan hasil pelaksanaan tugas kepada camat melalui Sekretaris Kecamatan/Sekcam.
    - Melaksanakan tugas kedinasan lain yang diperintahkan oleh camat.

Adapun eselonisasi dalam struktur organisasi kecamatan tersebut diatas adalah sebagai berikut :

• Esalon IIIa : Camat

• Esalon IIIb : Sekretaris

• Esalon IVa : Kepala Seksi

• Esalon IVb : Kasubag.

Faktor Eksternal

Lingkungan eksternal organisasi merupakan .peluang dan sekaligus tantangan bagi organisasi dalam melaksanakan tupoksinya. Jika peluang dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan tantangan dapat diatasi dengan baik maka pelaksanaan tupoksi akan mencapai hasil yang optimal dan sebaliknya.

Faktor eksternal dinilai berdasarkan pengidentifikasian terhadap peluang dan ancaman yang dihadapai organisasi yang dimaksudkan untuk mengantisifasi perubahan lingkungan di masa akan datang yang sangat berpengaruh terhadap pencapaian visi dan misi yang telah ditetapkan.

Adapun faktor eksternal berupa peluang (opportunity) dan tantangan (treaths) pada Kantor Kecamatan Anggeraja adalah sebagai berikut :

  • a. Peluang/kesempatan (opportunity), Peluang tersebut teridentifikasi sebagai berikut :
    o Adanya Undang-undang Nomor 32 tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah. 126. ayat 3 memberi peluang kepada Pemerintah Daerah khususnya pada pada tataran pengambil kebijakan tingkat kecamatan untuk memberdayakan penyelenggaraan pemerintahan umum.
    o Adanya dukungan dan persepsi yang sama dari SKPD mengenai tujuan pemerintahan secara umum.
  • b. Ancaman (Treaths)
    - Kompkeksitas kepentingan yang tinggi
    - Sistem Informasi dan komunikasi yang tidak efektif
    - Adanya ego sektoral

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s